Waspadai Perkataan Indah Tapi Menipu

“Kalau beramal masih berharap surga berarti itu tidak ikhlas. Orang ikhlas itu beramal karena mengharap ridho Allah semata.” Ujar seorang yang selama ini dikenal sebagai spiritualis.

“Demikian pula dalam meninggalkan maksiat, kalau karena takut neraka ya berarti masih belum ikhlas. Yang namanya ikhlas itu berbuat apapun tanpa berharap apa-apa. Yang diharap hanyalah ridho Allah saja,” lanjut dia lagi.

Kita tentu sering mendengar ungkapan di atas diucapkan bahkan oleh orang yang dikenal sebagai ustadz atau tuan guru. Dan dengan akal kita yang dangkal kita terkagum-kagum dengan perkataan tersebut. Padahal sungguh itu adalah perkataan yang bathil.

Mengapa disebut bathil? Ya, karena perkataan tersebut sangat bertentangan dengan kebenaran, baik kebenaran menurut logika lebih-lebih menurut agama.

Secara logika, pernyataan tersebut sangat rancu… Buktinya?

1) Katanya ikhlas tidak mengharap apa-apa, tapi kok masih bilang berharap RIDHO Allah semata.

2) Pahala itu kan ‘nama lain’ dari ridho Allah. Pahala itu kebaikan dan kebaikan itu ya ridho-Nya Allah.

3) Kalau dia tak berharap pahala seolah dia tidak berhajat sama sekali kepada ‘balasan’ Allah. Apa ini bukan kesombongan yang besar. Padahal tidak ada mahluk yang tidak berhajat kepada Allah. Dan ‘balasan’ dari Allah itu Dia beri nama pahala.

Dari segi agama, jelas sekali bahwa pernyataan orang tersebut di atas adalah pernyataan yang munkar. Bagaimana mungkin dia akan mendapat ridho Allah jika perintah Allah dan Rasul-Nya dilanggar?

Ya… Allah dan Rasul-Nya lah yang memerintahkan kita untuk meraih pahala dan menghindari azab neraka. Bagaimana Allah akan ridho kepada orang yang membangkang perintah Nya?

Terlalu banyak dalil baik dari Al-Qur’an maupun hadits yang bisa kita copas dalam tulisan ini, yang memerintahkan kita untuk meraih Surga-Nya Allah Subhanahu wa Ta’ala. Juga perintah untuk menghindari azab api neraka. Orang yang beriman dan dicintai Allah tentu akan melaksanakan apa yang Allah perintahkan.

Seandainya ada ‘mahluk” lain selain pahala dan surga-Nya yang Allah perintahkan kita untuk meraih tentu mahluk lain tersebut itulah yang ingin kita gapai. Dan seandainya ada mahluk lain selain neraka yang Allah perintahkan kita untuk menghindarinya, pastilah itu yang akan kita jauhi.

Namun lantaran perintah Allah untuk meraih pahala dan menggapai surga-Nya, maka itulah yang kita perjuangkan dalam amaliah di kehidupan ini. Demikian pula karena kita diperintahkan oleh Allah agar menjauhi api neraka, maka sebagai hamba yang taat dan ingin memperoleh ridho-Nya, kitapun berjuang menjauhi azab neraka.

Saudaraku, berhati-hatilah dengan perkataan-perkataan yang “indah” namun sesungguhnya menjauhkan kita dari ajaran agama. Berhati-hatilah dengan tipu daya syaithan baik yang berbentuk jin maupun manusia. Sungguh mereka hanya ingin menjauhkan kita dari ajaran agama atau dengan kata lain menjauhkan kita dari keridhoan Allah Subanahu wa ta’ala… Na’udzubillahi min dzalik.

Semoga kita selalu diberi keistiqomahan dalam mengamalkan agama ini. Dan semoga kita dihindarkan dari tipu daya syaithan yang tidak pernah berhenti ingin menyesatkan kita… Aamiin

Wallahu a’lam

Mohon Maaf jika ada salah dan khilaf..

29/12/2013

JENDELA NURANI

Abdillah
Abdillah