Tahu Diri Itu Menentramkan Hati

Di komunitas manapun, insya Allah saya tidak pernah minta diistimewakan. Ya, karena memang saya ini orang yang biasa-biasa saja. Bahkan bisa dibilang terlalu banyak kekurangan. Diterima dalam sebuah organisasi atau kumpulan saja rasanya sudah bersyukur, karena dari komunitas saya bisa banyak mengambil manfaat, terutama manfaat ilmu. Sementara komunitas mungkin malah tak dapat manfaat apapun dari saya. 

Begitulah yang selalu saya tanamkan kepada diri ini supaya tidak punya ambisi untuk turut dalam persaingan. Baik itu persaingan jabatan maupun perebutan materi dan hal-hal lain yang biasanya diperebutkan  orang lain. 

Dengan prinsip itu saya juga merasa nyaman menjalani aktifitas berorganisasi maupun berkomunitas. Ketika diberi tugas saya berusaha melaksanakan semampu saya, bila tidak diberi tugas ya tidak sakit hati karena saya sadar diri bahwa mungkin tugas-tugas yang tersedia tidak ada yang cocok buat saya. Sederhana. Sedangkan diberi tugas (jabatan) saja, kalau dikira-kira bakal sulit mengerjakan saya akan minta diganti dengan orang lain yang menurut saya bisa mengerjakannya. 

Atau kalaupun saya sudah diberi tugas dan saya merasa mampu mengerjakanya, lalu tugas itu kemudian diambil alih oleh orang lain, maka saya lebih cenderung mengambil sisi positif bahwa itu malah meringankan beban saya. Mungkin kawan yang mengambil alih pekerjaan tersebut kasihan sama saya. Dia tahu bahwa pekerjaan itu berat bagi saya untuk mengerjakannya, sehingga dia membantu mengerjakan pekerjaan berat tersebut. 

Alhamdulillah… Dalam banyak organisasi atau komunitas yang saya ikuti tak pernah sekalipun saya terlibat dalam perebutan jabatan, proyek, atau hal-hal lainnya. Kalau ada diantara kawan saya yang tahu bahwa apa yang saya tulis ini salah, silahkan bersuara. Karena mayoritas kawan medsos saya ini adalah orang yang kenal di dunia nyata. Baik keluarga, kawan di kampung, maupun kawan di organisasi dan tempat saya bekerja. Mereka semua menjadi saksi. 

Wallahu’alam

✍️ Abdillah Syafei


* Gambar hanya pemanis buatan, tidak ada hubungannya dengan tulisan

Abdillah
Abdillah