Menyikapi Perbedaan

Berbeda selera serta pilihan kuliner, kita masih bisa makan bersama di sebuah warung sambil bercanda ria. Yang penting pilih menu yang sesuai lidah kita. Selebihnya kebersamaan tetap terjaga.
Begitulah adab berbeda, apapun ranah perbedaannya. Jangankan soal politik dan sosial budaya, tentang keyakinan beragama saja kita tidak boleh saling menista.
Selamat pagi warga Samarinda, semoga dijauhkan dari bencana, sehingga kedamaian selalu menyertai hari-hari kita… Aamiin yaa Robbal ‘Aalamiin

*) Gambar hanya ilustrasi. Ini bukan di warung tapi saat kami makan di acara tasmiyah/akikah keponakannya saudara kami Ardani di Samboja.
Abdillah
Abdillah