Malam Pergantian Tahun

Apakah yang kalian cari saat berhura-hura di malam pergantian tahun masehi itu? Benarkah ingin merenungi pergantian masa? Ataukah momentum untuk bermaksiat ria?

Sungguh mudharat besar terpampang nyata dimata hamba yang takut padaNya. Bahwa pesta pora itu tak lebih dari kelalaian nyata akan makna pertambahan usia yang  sesungguhnya. Dan isinya tak lebih dari mengumbar syahwat dunia, seraya bertasyabuh dengan kaum kafir yang nyata.

Saudara pergantian atau pertambahan masa, apakah dalam hitungan hijriah ataukah masehi, memang tak salah untuk dijadikan momentum untuk memulai semangat dan karya baru dalam hidup ini. Karena waktu adalah anugerah sekaligus ujian Allah yang diberikan kepada kita setiap hari. Namun mari kita berusaha menjadikannya titik point dari aneka usaha diri dalam menggapai segala yang diridhoi ilahi. Jadi jikapun pergantian tahun masehi ini ingin disambut secara “khusus”, sambutlah ia sebagai sebuah peringatan kepada hati agar waktu dimanfaatkan sepenuh hati. Jangan lagi terbuang percuma tiada berarti.

Wallahu a’lam

JENDELA NURANI
Abdillah Syafei

Abdillah
Abdillah