Lingkungan dan Pertemanan Berpengaruh Pada Jiwa Manusia

Saya tidak ‘memilih’ pertemanan di media sosial dengan alasan status sosial dan ekonomi. Tapi saya memilih berdasar kondisi moral dan pengaruh mental terhadap diri saya dan pertemanan yang lainnya. 
Artinya, saya tidak hanya berteman dengan para tokoh dan pejabat namun juga dengan orang biasa yang stasus sosial maupun ekonomi beraneka di bawah. Dari kalangan pejabat hingga rakyat biasa. Dari kelompok orang tajir maupun yang hidupnya paspasan. 
Namun urusan sikap dan mental tentu saya harus menyaringnya. Saya berusahan hanya menerima ataupun mengajukan pertemanan dengan mereka yang bisa membawa pengaruh positif bagi batin saya dan orang-orang dekat saya. 
Akun penipu, penebar hoax dan kebencian, penyeru kemesuman, hingga agen kesyirikan, sedapat mungkin saya hindari kalau perlu blokir. 
Ini bukan sikap membeda-bedakan ataupun diskriminasi terhadap manusia, tapi ikhtiar saya dalam menciptakan lingkungan batin yang kondusip agar terhindar dari pengaruh negatif.
Meski orang kaya atau pejabat tinggi bila medsosnya hanya berisi ujaran kebencian, fitnah, hoax dan kedzoliman sehingga membawa pengaruh negatif, maka akan saya jauhi. 
Tapi walaupun pengguna medsos itu hanya orang biasa dan tak memberikan keuntungan finansial sedikitpun, bila aura yang ditampilkannya di media sosial membawa kepada kesejukan dan mendukung kearah kebaikan, saya akan dengan senang hati berkawan. Kalau perlu sayalah yang meminta pertemanan.
Sahabat dan kerabat… Media sosial sudah menjadi dunia kedua bagi manusia yang hidup di era milenial ini. Ia merupakan esksistensi yang harus kita akui keberadaannya yang juga memberikan pengaruh sangat besar bagi kehidupan dunia nyata.
Oleh sebab itu sebagaimana di dunia  nyata yang lingkungan pergaulannya mempengaruhi kebahagiaan kita, begitu pula dunia maya alias medsos ini. Efek baik dan efek buruk selalu ada menyertainya, tinggal kita yang harus memilih lingkungan mana yang ingin dimasuki. 
Memasuki lingkungan buruk sedikit banyaknya akan membawa efek negatif kepada kondisi psikologis kita. Demikian pula sebaliknya, lingkungan yang baik tentu akan membawa pengaruh positif bagi ruhani kita. 
Wallahu a’lam
2 Juli 2021
*Gambar hanya pemanis buatan (ilustrasi) saat sebelum pandemi.
Abdillah
Abdillah