Bagus dan memang kalau bisa, kita sebaiknya punya banyak simpanan uang dan aset lainnya. Kalau bisa apa salahnya punya perusahan yang proyeknya milyaran bahkan trilyunan. Tidak salah semua itu, bahkan perlu. Namun kita tetap harus sadar bahwa kekayaan sejati hanya bisa dirasakan oleh orang yang qonaah dan sabar dalam menjalani ikhtiar.

Apalah arti uang berlimpah tersimpan di bank, bila hati tidak pernah merasa cukup, hingga menghalalkan segala cara untuk menguasai harta orang lain dengan jalan yang tidak halal. 

Untuk apa limpahan materi dan aset yang banyak bila semua itu hanya untuk koleksi dan kebanggaan, tidak tergerak hati untuk menjadikannya pahala dengan beramal shalih membantu mereka yang kesusahan atau untuk waqaf jariyah?

Apalah gunanya proyek trilyunan dan perusahaan yang jumlahnya puluhan, bila untuk menunaikan hak buruh dan pegawai begitu sulit cairnya. Padahal itu hak mereka yang diperjuangkan hingga kering keringatnya. Buat apa jabatan tinggi di kantor bila sikapnya dzalim dan gemar menahan hak orang lain?

Itu yang kaya beneran, asetnya nyata, dan jabatannya bukan sekedar boneka. Apalah lagi yang kesuksesannya masih berupa mimpi, aset dan kekayaannya masih fiksi dan jabatan yang dia sandangpun hanya sebagai “boneka barbie” ?

Wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *