Bersama relawan 112 saat tes Swab di Balaikota Samarinda.

Saya setuju, bahkan sejak belum ada himbauan agar kita tidak perlu terlalu takut dengan virus corona, sebenarnya sudah beraktifitas sewajarnya tanpa juga menantang-nantang bahaya.

Sekarang? Kita biasakan saja hidup normal namun dengan ikhtiar maksimal melakukan pencegahan standar. Dengan memakai masker, menjaga jarak dan menghindari sentuhan fisik. Yang penting, sekali lagi jangan menantang bahaya dan menabrak resiko. Cari aman saja.

Makanya saya juga nggak sependapat kalau kita boleh sebebas-bebasnya berinteraksi di masa pandemi sekarang ini. Kewaspadaan tetap perlu, meski andaipun kita termasuk yang meyakini bahwa covid-19 ini omong kosong belaka. Karena melaksanakan hidup bersih dan hati-hari itu tak semata bermanfaat mencegah corona tapi juga mudharat lain, seperti polusi udara misalnya.

Corona boleh jadi memang hanya alat konspirasi atau bahkan ‘tidak ada’, tapi virus dan kuman berbahaya kan nggak cuma corona saja. Yang nyata virus flu saja sudah nggak diragukan keberadaannya juga bagus dicegah. Dan konon yang ini saja belum ada obatnya.

Flu yang selama ini terkesan remeh dan sudah ada sejak kita dan nenek moyang kita bayi saja, ternyata bisa menjadi penyebab kematian. Minimal sangat mengganggu penampilan. Apalagi saat hidung lagi meler atau batuk mendayu-dayu. 😀

Alhamdulillah, pola hidup sehat, menjaga jarak dan menghindari banyak kerumunan selama beberapa bulan ini saya rasakan sekali manfaatnya. Hampir selama social distancing ini saya nggak pernah terserang flu. Demikian pula orang-orang yang saya temua, jarang ada yang terlihat batuk atau mengeluh flu.

Paling-paling pusing atau sakit kepala. Kebanyakan sih karena kecapean atau dehidrasi, dan ada juga sebagian yang karena stres mikirin tagihan. He he

Tak perlu jadi paranoid, tapi menjaga kesehatan juga jangan diremehkan. Kita jalani hidup secara normal dengan kebebasan beraktifitas yang disertai ikhtiar yang sempurna. Insya Allah semua akan baik-baik saja. Aamiin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *