Jabatan yang paling tingggi dan tak punya batas itu hanya jabatan milik Allah yakni sebagai Tuhan bagi Semesta alam. Adapun jabatan yang dimiliki oleh mahluk, terutama manusia pastilah ada batasnya.

Selama yang bernama manusia, apapun jabatannya pasti sementara dan tidak lama. Mulai dari jabatan presiden hingga RT pasti ada akhirnya. Jabatan itu hanyalah masa sementara, dimana kita diberi amanah untuk mengemban sebuah tanggung jawab.

Selepas itu? Kita bukanlah siapa-siapa. Bahkan boleh jadi seorang mantan pejabat akan lebih rendah status sosialnya dibanding mantan anak buahnya. Semua tergantung dari apa yang dia ‘tanam’ saat masih berkuasa.

Bila saat menjabat ia menjadi manusia yang amanah dan selalu berorientasi untuk mensejahterakan orang lain, maka insya Allah di akhir jabatannya dia akan meraih cinta. Cinta dari bawaham dan cinta dari Sang Pemberi Amanah, yakni Allah Subhanahu wa ta’ala.

Wallahu a’lam

*) Gambar hanya ilustrasi.

One Response

Comments are closed.