Saya tidak akan pernah melupakan kebaikan kawan-kawan seniman sandima yang memberikan ruang dan waktu bagi saya untuk menyampaikan satu atau dua kalimat kebaikan. Dakwah kami mungkin sederhana dan tidak banyak, karena memang hanya ini yang kami bisa. Terimakasih juga TVRI Kaltim yang merestui acara ini sudah bertahan puluhan tahun di layar kacanya.

Hari ini kami bicara soal keragaman. Sebuah realita dari apa yang telah Allah ciptakan. Kita berbeda dalam banyak hal. Mulai warna kulit hingga soal keyakinan. Perbedaan adalah sunnatullah yang harus kita terima. 
Dan bertoleransi dengan keragaman itu bukan dengan memaksakan diri sama dengan kawan kita. Justeru toleransi itu adalah dengan membiarkan perbedaan itu tanpa memaksakan orang lain harus sama dengan diri kita. Wallahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *