SORE… Sebentar lagi senja. Dan sang mentari akan istirahat di peraduannya. Sementara gelap agar semua mahluk yang beraktifitas siang bisa istirahat menjaga badan dan jiwanya. Kecuali mahluk malam seperti kelelawar dan burung hantu, mereka bertugas ronda seraya mencari nafkah untuk dirinya.

Saudaraku, semaju apapun jaman dan seterang apapun lampu gedung dan jalanan, tetap saja malam itu identik dengan kegelapan. Sehingga normalnya manusia akan memejamkan mata kala malam menyelimuti negerinya.

Dan kita, insya Allah malam ini menjadi bagian dari mahluk Nya yang akan lelap di pembaringan masing-masing. Mengistirahatkan diri sejenak agar jika besok masih di beri umur kita bisa beraktifitas dengan segar dan fit. Itulah yang setiap hari berulang… Berulang… Dan berulang lagi… Sampai ajal menjemput di akhir usia kita.

Pertanyaannya: apakah kita akan biarkan waktu yang ada hanya untuk pergantian SIANG dan MALAM serta pengulangan-pengulangannya?

Jawabnya tentu TIDAK..!!!

Jika kita ingin hidup ini berarti dan bermakna tentu kita harus mewarnai hidup ini dengan warna-warni ibadah nan indah, bukan warna kelam dan buram maksiat.

Wallahu a’lam

JENDELA NURANI
(Abdillah Syafei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *