Alhamdulillah, Kesampaian Juga Mengunjungi Julak Zahrah dan Busu Arsyad

Lega sudah hati kemarin (11/6) bisa sungkem ke julak Zahrah dan busu Arsyad. Tinggal beliau berdua saudara kandung abah yang masih ada. Abah dan beberapa saudaranya yang lain sudah tidak ada lagi. Julak Imran, Julak Darham, Acil Rahmat, Acil Amat, dan Acil Amid semua sudah berpulang ke Rahmatullah. Mudahan beliau semua saat ini berada dalam rahmat dan kasih sayang Allah… Aamiiin

Kalau sepupu dan keponakan mungkin masih bisa saling sapa dan bercanda lewat media sosial. Sehingga meski jarak berjauhan, komunikasi dan silaturahmi masih tetap tersambung. Bahkan kami sudah punya grup WA. 

Tapi dengan julak dan busu rasanya tidak afdhal kalau tidak berjumpa, memeluk dan mencium tangan mereka. Mudahan bisa sering-sering ke Handil lagi untuk menjenguk beliau berdua.

Rencana mengunjungi julak Zahrah dan Busu Arsyad sebenarnya hari ahad lalu, namun karena banjir besar tiba-tiba melanda Samarinda, terpaksa ditunda. Besoknya (senin) air masih tinggi, ditunda lagi. Hingga hari selasa meski banjir masih belum surut namun sudah ada akses jalan yang bisa di lewati untuk pergi ke luar kota.

Akhirnya hari selasalah baru bisa berangkat ke Handil Muara Jawa. 

Ulun minta maaf, minta halal, minta reda nah pada para sepupu, karena tidak bisa singgah mengingat waktu terbatas. Kalo kita kan masih kawa bekesahan (bercerita) di media sosial semacam ini. Insya Allah tidak mengurangi silaturahmi dan kasih sayang antara kita. Aamiin

*) Sayangnya kemarin tidak sempat berfoto dengan busu Arsyad

Abdillah
Abdillah